Burung dalam sangkar
Aku adalah burung dalam sangkar
yang tak bisa terbang bebas di luas nya langit dan lautan
sangkar inilah yang mengunci kebebasan ku
aku ingin terbang bebas bersama teman-teman ku melihat indah nya dunia ini
kapan aku keluar dari sangkar ini
aku ingin berterik aku bebas dari sangkar ini
dan akan ku arungi dunia ini.
Bintang yang kukagumi
bintang begitu jauh..jauh..terlalu jauh
dari tangan ku
meski aku mengaguminya
menyukai nya tapi bintang tetaplah bintang
yang takan pernah aku gengam dalam tangan ku
aku cuman bisa melihatnya dari sini
tapi aku akan tetap mengaguminya
Ketidak Berdayaan
Terasa rintih hati ini,tidak bisa berbicara yang aku pikirkan dan yang aku rasakan
Diri ku disini cuman terdiam dalam kebisuan karena betapa takutnya diriini untuk melangkah lebih jauh dan bilang tidak,kapan,kapan aku bisa bilang tidak,,tidak tidak aku tidak mau hidup seperti ini lagi hidup bersama orang yang ingin kenyamaan dari raga yang tak berdaya ini.
Terbuang
Rumput bergoyang bersedih,terinjak-injak, tak pernah terlihat,terabaikan,terbuang dalam keramaian
Kenapa rumput tidak bisa seperti mawar di sirami,di rawat,selalu di jadikan sebuah lambang cinta oleh semua anak manusia yang sedang jatuh cinta
Rumput ingin tumbuh bersama mawar…..
Apa rumput tidak bisa tumbuh bersama mawar??????
Bimbang
Bimbang,bimbang dan bimbang
itulah yang ku rasakan saat ini
aku selalu bertanya-bertanya
bagaimana dengan masa depanku nanti
apakah suatu saat nanti aku hanya akan menjadi butiran debu
yang cuman menjadi polusi untuk mereka
atau hanya menjadi bunga yang terurai
tidak aku tidak mau seperti itu
aku ingin menjadi sebuah karya terindah
yang pernah ditulis oleh seorang penulis yang hebat
yang karyanya tak pernah ditingalkan oleh jaman.
menjadi sebuah syair yang membuat orng terhentak
dan menjadi sebuah melodi yang terindah dari yang terindah
aku bisa pasti bisa bila aku tidak merapatkan tangan ku ini
tapi sebaliknya aku harus melebarkan tangan ini untuk memeluk masa depan ku yang sangat indah.
Ketika aku menangis
wahai langit jangan lah kau muram
ketika aku dirudung masalah
jangan pula kau ikut menangis ketika aqu menangis
biarlah aqu sendiri yang meraskannya
biarlah aku bersembunyi di gelapnya malam
ketika kau tertidur,
tetap lah kau memberikan keindahan dengan warna biru mu itu.
Di saat aku menemukan impianku
saat-saat terindah adalah saat aku menemukan semangat ku kembali
yang hilang di balik semak-semak kehidupan yang sangat rumit
saat-saat yang paling buat ku sedih
ketika impian ku harus tengelam dalam lautan dalam
dan terbawa oleh angin yang tak tau perginya kemana,,
sukses utuk semuanya semoga impian mu tidak terbawa oleh angin,
dan tidak tengelam dalam lautan dalam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar